Kalau korang follow perkembangan AI video, mesti dah dengar pasal Vidu AI — salah satu platform text-to-video dan image-to-video paling power dari China yang kini dah jadi top player global. Ramai creator Malaysia dah mula migrate sikit-sikit dari Runway dan Kling sebab Vidu ni ada kelebihan tersendiri: konsisten character, gerakan natural, dan hasil video yang smooth.
Tapi masalah utama — ramai yang tak tahu macam mana nak guna Vidu AI secar praktikal untuk bisnes. Bukan sekadar “try-try” jana video random, tapi workflow yang betul untuk hasilkan video iklan produk digital, video promosi, dan konten marketing yang nampak profesional.
Dalam artikel ni, aku akan tunjuk step-by-step lengkap cara guna Vidu AI — dari sign up, jana first video, sampai export untuk guna dalam Meta Ads, TikTok, dan YouTube Shorts. Semua guna Bahasa Malaysia, santai, dan praktikal.
Apa Itu Vidu AI?
Vidu AI adalah platform generasi video powered by AI yang dibangunkan oleh Shengshu Technology — startup AI dari China. Apa yang buat Vidu AI istimewa:
- Text-to-Video — tulis prompt, dapat video dalam 30–60 saat
- Image-to-Video — upload gambar / logo produk, kemudian AI animate jadi video
- Character Consistency — muka watak kekal sama dalam setiap scene (sangat berguna untuk storytelling)
- Motion Control — kawal pergerakan kamera, aksi subjek
- Video Extension — sambung video sedia ada
- Resolution Tinggi — support sehingga 1080p, sesuai untuk iklan
Vidu AI versi terkini (2026) dah jauh lebih matang. Kalau dulu output selalu ada weird artifacts atau gerakan janggal, sekarang dah hampir setanding dengan Sora dan Runway Gen-4.
Langkah 1: Sign Up & Kenali Dashboard Vidu
Mula-mula, pergi ke vidu.ai dan daftar akaun. Boleh guna Google login atau email biasa. Ada free credits masa sign up — confirm boleh try dulu sebelum beli plan.
Bila dah masuk dashboard, korang akan nampak beberapa bahagian utama:
- Create — tempat jana video baru (Text-to-Video atau Image-to-Video)
- My Works — senarai semua video yang pernah korang jana
- Templates — template siap guna (pre-made scenes)
- Style Library — preset style macam cinematic, anime, realistic, 3D卡通
Langkah 2: Jana Video Pertama Guna Text-to-Video
Ini cara paling basic. Klik “Create” → “Text to Video”. Lepas tu, korang kena tulis prompt.
Rahsia Prompt Vidu Yang Power
Prompt untuk Vidu kena spesifik. Jangan tulis “a cat playing” — hasilnya akan generic. Guna format ni:
[Subject] + [Action] + [Environment/Setting] + [Camera Movement] + [Lighting/Mood] + [Style]
Contoh Prompt Untuk Iklan Produk Digital:
“A young Malaysian professional woman sitting at a modern wooden desk in a cozy home office, smiling confidently while typing on a laptop. Morning sunlight streaming through window, warm color grading. Soft camera zoom in. Cinematic style, 4K, realistic.”
Contoh Prompt Untuk Video Promosi:
“A smartphone lying on a white table, screen showing a mobile app interface with glowing digital elements floating above it. Clean white background, soft studio lighting, smooth camera pan around the phone. Product photography style, ultra-realistic, 1080p.”
Bila dah puas hati dengan prompt, tekan “Generate”. Tunggu dalam 30–60 saat (bergantung pada length). Vidu akan bagi 4 preview clips — pilih yang paling lawa, atau generate semula kalau tak puas hati.
Langkah 3: Image-to-Video — Upload Gambar Produk & Jadikan Video
Ini antara feature paling berguna untuk bisnes produk digital. Cara dia:
- Klik “Create” → “Image to Video”
- Upload gambar produk korang — boleh logo, screenshot dashboard software, mockup ebook, slide presentation
- Vidu akan analyse gambar tu dan suggest motion yang sesuai
- Tambah prompt ringkas untuk guide pergerakan — contoh: “The screen slowly zooms in, floating data particles appear around the interface, subtle glow effect”
- Pilih Motion Strength: Low (gerakan perlahan, sesuai untuk produk profesional) / Medium / High
- Tekan “Generate”
Keputusan: Gambar statik produk korang akan jadi video dinamik dengan animasi halus — perfect untuk video iklan Facebook, Instagram Reels, atau demo ringkas produk.
Langkah 4: Guna Character Reference Untuk Storytelling
Vidu ada feature Character Reference yang power sangat. Korang boleh upload gambar model / avatar, dan Vidu akan pastikan muka tu konsisten dalam setiap scene. Ini gila berguna untuk:
- Video testimonial — buat avatar cakap pasal produk korang
- Video storytelling — watak yang sama muncul dalam multiple scenes
- Video series — siri konten dengan host yang sama
Cara guna:
- Klik “Character” dalam menu Create
- Upload 1–3 gambar muka yang konsisten (depan, sisi kalau ada)
- Vidu akan create digital twin watak tu
- Bila generate video, refer character reference ni — Vidu akan pastikan muka watak sama
Langkah 5: Edit & Export Video Siap
Bila video dah siap, korang boleh buat fine-tuning sikit sebelum export:
- Trim — potong bahagian yang tak perlu
- Extend — sambung video dengan prompt baru (buat scene seterusnya)
- Change Style — tukar filter/style kalau nak consistent dengan brand
Untuk export, pilih resolution yang sesuai:
- 720p — untuk sosial media (Reels, TikTok, Shorts)
- 1080p — untuk iklan Meta Ads, YouTube
Download file MP4. Dah boleh upload ke CapCut / Premiere Pro untuk tambah voiceover, muzik, subtitle, dan CTA button.
Checklist Lengkap Workflow Vidu AI Untuk Iklan Produk Digital
Nak senang, guna checklist ni setiap kali nak buat video guna Vidu:
- Tentukan objektif — Brand awareness? Direct sales? Tutorial?
- Siapkan referensi — Gambar produk, logo, mockup, character photo
- Tulis prompt ikut format — Subject + Action + Setting + Camera + Style
- Generate batch — Buat 3–5 scene berbeza dalam satu sesi
- Pilih clip terbaik — Dari 4 preview setiap scene
- Consistent character — Guna Character Reference kalau ada watak
- Edit ringkas — Trim, extend, consistent style
- Export 1080p — Pastikan kualiti tinggi
- Post-produce — Tambah voiceover AI, muzik latar, subtitle, CTA
- Upload & optimize — Untuk Meta Ads, TikTok, atau YouTube
Tips Vidu AI Untuk Pemula Malaysia
- Guna Bahasa Inggeris untuk prompt — Vidu lebih faham prompt English berbanding Mandarin atau BM. Tapi korang boleh tambah voiceover BM lepas tu.
- Jangan terlalu complex — Prompt yang terlalu padat dengan elements confuse AI. Fokus pada 1–2 actions utama.
- Guna negative prompt — Contoh: “no text, no watermark, no blurry face” — tolong Vidu elak output tak elok.
- Simpan best clips — Vidu ada folder Favorites. Simpan clip yang power untuk guna semula.
- Buat A/B test — Generate 2 versi prompt berbeza untuk scene yang sama, compare hasilnya.
- Guna Image-to-Video untuk logo — Logo produk/korporat yang statik, animate jadi video opening/closing yang professional.
Kesimpulan
Vidu AI bukan sekadar “AI video generator” biasa. Dengan character consistency, image-to-video yang smooth, dan motion control, ia adalah tool wajib untuk sesiapa yang serius nak hasilkan video marketing produk digital tanpa perlu bajet besar untuk videographer atau animator.
Yang penting — practice makes perfect. Mula dengan Text-to-Video untuk scene ringkas, lepas tu tingkatkan ke Image-to-Video guna gambar produk sendiri, dan akhir sekali guna Character Reference untuk storytelling yang lebih engaging.
Korang dah try Vidu AI? Atau masih setia dengan Runway / Kling? Share pengalaman kat komen — aku nak dengar mana satu paling power untuk bisnes digital kat Malaysia! 🚀
Leave a Reply